Sejarah Desa

20 Juni 2024
Administrator
Dibaca 146 Kali
Sejarah Desa

Desa Totokan pada mulanya adalah hutan rimba dan saat itu di sekitar tahun 1840 datanglah sepasang suami istri yang berasal dari daerah Jawa Tengah dan bersinggah di bawah pohon bendo. Mereka di tempat itu merasa nyaman dan kemudian membuat tempat tinggal sederhana. Lalu mereka mulai mencari lahan untuk dijadikan sawah ditanami padi dan sayuran dan tanaman lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. akhirnya ditemukanlah lahan yang bisa digunakan bercocook tanam. setiap hari akhirnya sang suami bekerja di sawah tersebut ditemani oleh istrinya. Biasanya sang suami berangkat duluan karena sang istri menyelesaikan memasak dulu dan setelah masakanya sudah matang sang istri lalu memanggil sang suami dengan cara memukul pohon yang kering yang berbunyi Tok.....Tok.....Tok......di situlah akirnya di namakan Desa Totokan. Tahun demi tahun penduduk semakin bartambah, maka di bentuklah suatu kepala/ketua kelompok dan akhirnya tahun 1880 dipercaya sebagai Kepala Desa yaitu Kariyo Rejo, Sampai Dengan Tahun 1920 pada Tahun 1920 Joyo Sumito, sampai dengan tahun 1943, yang selanjutnya dijabat oleh Dariyo (1940 -1943), pada tahun 1940 digantikan oleh Joko dengan Carik/Sekdes Sarno  sampai dengan tahun 1948.
Pada tahun 1950 Sarno menjabat kepala Desa sampai tahun 1985, karena umurnya sudah tidak memungkinkan lagi untuk melanjutkan jabatannya selanjutnya diadakan pemilihan Kepala Desa yang kemudian terpilihlah Supoyo sebagai Kepala Desa.
Tahun (1986 -1996) Supoyo dan Swatulus sebagai sekdes
Tahun (1996 -1997) Supeno (Pj. Kepala Desa)
Tahun (1998-2006) S. Rusyanto dan Supeno sebagai Pj. Sekdes
Tahun (2006 – 2013) Sugiman dan Supeno sebagai PJ Sekdes
Tahun (2013-2019) Sugiman dan Samudi sebagai PJ Sekdes
Tahun (2019-Sekarang) Paidiono dan Ari Husnuridlo sebagai Sekdes