Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Desa Melalui Kolaborasi Mahasiswa KPM UIN Ponorogo pada kegiatan Posyandu

16 Juli 2025
Pemuda Hebat
Dibaca 224 Kali
Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Desa Melalui Kolaborasi Mahasiswa KPM UIN Ponorogo pada kegiatan Posyandu

5483D0EA-A6A9-42B2-A6BB-74A31A8A3953 Pada Jumat pagi, 11 Juli 2025, Balai Desa Totokan, Kecamatan Mlarak, dipenuhi antusiasme warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita, anak-anak, hingga lansia. Kegiatan Posyandu yang rutin digelar di desa ini menjadi momen penting dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat. Dimulai pukul 08.00 WIB, warga berdatangan untuk mengikuti berbagai rangkaian pemeriksaan dan penyuluhan yang terorganisir dengan baik.

Proses kegiatan dimulai dengan pendaftaran dan pencatatan data peserta yang dibantu mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) kelompok 29 dan 30 UIN Ponorogo. Pendataan yang terstruktur ini memastikan setiap individu mendapatkan layanan yang tepat berdasarkan kebutuhan usia dan kondisi kesehatannya. Selanjutnya, balita dan anak-anak menjalani pengukuran antropometri meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan serta lingkar kepala. Hasil pengukuran tersebut menjadi dasar untuk menilai status gizi dan perkembangan tumbuh kembang mereka.

Parallel dengan proses pemeriksaan anak, para lansia menerima layanan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah dan kolesterol, serta konsultasi pola hidup sehat. Mahasiswa KPM turut membantu petugas kesehatan dalam pengukuran dan pencatatan hasil pemeriksaan untuk memastikan akurasi data serta mempermudah proses pemantauan jangka panjang. Selain pemeriksaan, kegiatan posyandu ini juga memfasilitasi pemberian imunisasi dan suplementasi vitamin kepada balita, yang merupakan intervensi penting dalam mencegah penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk lansia, disediakan makanan tambahan bergizi guna meningkatkan kualitas asupan gizi mereka.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar pelayanan kesehatan, melainkan juga menjadi wahana pemberdayaan masyarakat di Desa Totokan. Kolaborasi sinergis antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan mahasiswa KPM memperlihatkan integrasi teori akademis dengan praktik lapangan yang efektif. Pendampingan mahasiswa dalam dokumentasi dan edukasi mampu meningkatkan kualitas layanan serta kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif.

Posyandu di Desa Totokan berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pemantauan tumbuh kembang balita, peningkatan status gizi anak dan lansia, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga mereka. Posyandu_totokan